Himbauan Untuk Pemberitahuan Warga Jakarta Agar Berhati hati Karena "Penyebaran Super Flu, Dinkes DKI Jakarta Mengungkapkan Untuk Menerapkan Ini Untuk Cegah Penularan"
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran super flu atau yang dikenal sebagai influenza A (H3N2) subclade K di wilayah Indonesia, termasuk DKI Jakarta. Imbauan ini dikeluarkan sebagai langkah pencegahan dini penularan penyakit pernapasan yang lebih mudah menyebar dibanding influenza biasa.
Apa itu Super Flu?
Super flu adalah sebutan media untuk varian influenza A yang terdeteksi di Indonesia dan menunjukkan peningkatan kasus pada beberapa daerah. Meskipun situasi masih terkendali menurut Kemenkes RI dan tidak menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibanding influenza lainnya, kewaspadaan tetap diperlukan.
Upaya Pencegahan yang Diharapkan Warga Terapkan
Dinkes DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk memperkuat penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mencegah penularan super flu, antara lain :
Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin,
Menggunakan masker terutama saat sakit atau berada di tempat ramai,
Menerapkan etika batuk atau bersin yang benar (menutup hidung/mulut).
Menghindari menyentuh wajah (mata, hidung, mulut) dengan tangan kotor,
Meningkatkan daya tahan tubuh melalui pola makan bergizi, minum air putih cukup (±2 liter per hari), istirahat yang cukup, dan olahraga teratur,
Segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala berat atau tidak kunjung membaik.
Waspadai Tanda Tanda Bahaya
Masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap tanda tanda komplikasi seperti :
Napas cepat atau sesak,
Tarikan otot antar rusuk yang terlihat,
Saturasi oksigen rendah (<92%).
Jika gejala ini muncul, segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kondisi Terkini di DKI Jakarta
Menurut data terkini, tren kasus influenza A di Jakarta menunjukkan penurunan sejak mencapai puncaknya pada Oktober 2025. Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pneumonia secara umum juga menunjukkan tren menurun berdasarkan data Dinkes yang ada. Imbauan ini penting untuk menjaga kesehatan bersama dan mencegah penyebaran penyakit pernapasan di lingkungan keluarga dan masyarakat Jakarta. Tetap ikuti informasi resmi dari Dinas Kesehatan dan fasilitas kesehatan setempat.

Komentar
Posting Komentar