Keberanian Danantara "Mengelola Aset Triliun Dollar AS Dan 1.044 BUMN, Selangkah lebih Maju Untuk Indonesia Di WEF"
Pada ajang World Economic Forum (WEF) tahun ini yang berlangsung di Davos, Presiden Republik Indonesia memperkenalkan kekuatan ekonomi baru Indonesia yang diberi nama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau yang lebih dikenal sebagai Danantara Indonesia. Dalam pidatonya di forum global ini, presiden menyebut Indonesia kini berdiri sebagai mitra setara investor global, berkat kapasitas Danantara yang mengelola aset mencapai sekitar 1 triliun dolar AS.
Apa Itu Danantara?
Danantara adalah sovereign wealth fund (SWF) atau lembaga pengelola kekayaan negara Indonesia yang dibentuk untuk mengonsolidasikan dan mengelola aset-aset negara, terutama dari BUMN (Badan Usaha Milik Negara), secara profesional dan transparan. Dana ini bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah investasi global serta mempercepat pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. Dengan target pengelolaan aset yang besar, Danantara diproyeksikan menjadi salah satu SWF terbesar di dunia, menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara yang sudah lama memiliki dana kekayaan besar.
Aset Triliun Dollar AS
Nilai aset yang dikelola Danantara mencapai sekitar 1 triliun dolar AS, atau lebih dari Rp16 ribu triliun apabila dikonversi ke rupiah. Nilai ini merupakan hasil konsolidasi dari aset-aset BUMN yang dikelola sebelumnya oleh Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan, dan kini berada di bawah pengelolaan Danantara. Presiden Indonesia bahkan menekankan bahwa jumlah ini menjadikan Danantara sebagai salah satu SWF terbesar di dunia, dan menjadi pilar baru dalam ekonomi Indonesia yang bisa bersaing di pasar global.
1.044 BUMN (Tantangan Transformasi)
Sebelumnya, jumlah BUMN di Indonesia diketahui mencapai sekitar 1.044 entitas yang tersebar di berbagai sektor ekonomi. Banyaknya jumlah perusahaan ini mencerminkan kompleksitas struktur BUMN yang perlu diperbaiki. Upaya konsolidasi dan restrukturisasi pun menjadi bagian penting dari strategi Danantara untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan-perusahaan pelat merah tersebut. Danantara berencana melakukan transformasi besar besaran, termasuk merampingkan jumlah BUMN melalui konsolidasi sehingga manajemen dapat menjadi lebih fokus dan profesional. Strategi ini penting agar perusahaan-perusahaan negara dapat berperan lebih efektif dalam perekonomian nasional maupun global.
Pesan Dari WEF (Indonesia Selangkah Lebih Berani)
Kehadiran Danantara di WEF tahun ini menjadi simbol bahwa Indonesia siap mengambil langkah berani dalam peta ekonomi global. Dengan kekuatan aset di level triliun dolar dan pengelolaan ribuan BUMN yang terkoordinasi, Indonesia menunjukkan ambisi untuk tidak hanya menjadi pasar ekonomi besar, tetapi juga pemain investasi global yang disegani. Langkah ini juga mengirim pesan bahwa Indonesia siap bersaing secara strategis di era ekonomi baru, membuka peluang kerja sama internasional, menarik investasi asing, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Komentar
Posting Komentar