Kilas Balik Ini Bukan Kisah Atau Cerita Tapi Ini Negara Yang Punya Sisi Kelam Dahulunya "Kota Mati Atau Di Juluki Neraka Dunia Terdapat Pada Kota Centralia, Ini Penjelasannya Untuk Mengetahui"

 


Di balik perbukitan tenang Pennsylvania, Amerika Serikat, terdapat sebuah kota kecil bernama Centralia yang kini lebih dikenal sebagai kota mati. Julukan “neraka dunia” bukan tanpa alasan di bawah tanahnya, api telah menyala tanpa henti selama lebih dari setengah abad, mengusir penduduk, meruntuhkan rumah, dan menghapus kehidupan yang pernah tumbuh di sana.

Awal Mula Sebuah Kota

Centralia didirikan pada pertengahan abad ke 19 sebagai kota tambang batu bara. Letaknya yang strategis di atas cadangan batu bara anthracite menjadikannya tujuan para penambang dan keluarganya. Pada masa kejayaannya, Centralia memiliki ribuan penduduk, lengkap dengan gereja, sekolah, toko, dan jalan raya yang ramai. Kehidupan masyarakat berjalan normal, hingga sebuah keputusan kecil pada tahun 1962 mengubah nasib kota ini selamanya.

Api di Bawah Tanah

Pada tahun tersebut, pemerintah kota membakar tumpukan sampah di sebuah lubang bekas tambang praktik umum saat itu. Namun tanpa disadari, api tersebut menjalar ke lapisan batu bara di bawah tanah. Sejak saat itu, kebakaran tambang batu bara bawah tanah pun dimulai. Api tersebut hampir mustahil dipadamkan. Terowongan tambang yang saling terhubung membuat api terus menyebar, menghasilkan panas ekstrem dan gas beracun seperti karbon monoksida yang perlahan naik ke permukaan.

Tanda Tanda Kehancuran

Tahun demi tahun, tanda bahaya semakin jelas. Tanah mulai retak dan mengeluarkan asap. Jalan raya mengalami keretakan parah, bahkan ada lubang besar yang tiba tiba terbuka. Salah satu insiden paling terkenal terjadi ketika seorang anak hampir terperosok ke dalam lubang tanah yang tiba tiba runtuh dan mengeluarkan gas panas.

Kondisi ini membuat Centralia tidak lagi aman untuk dihuni

Evakuasi dan Kota yang Ditinggalkan

Pada akhir 1970an hingga 1980an, pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk mengevakuasi penduduk Centralia secara permanen. Rumah-rumah dibeli oleh negara dan kemudian dihancurkan. Alamat pos dihapus, dan Centralia secara resmi kehilangan statusnya sebagai kota aktif. Dari ribuan penduduk sekarang hanya tersisa beberapa orang saja yang menolak pindah, hidup di tengah kehampaan dan lanskap yang tampak seperti kota pasca apokaliptik.

Centralia Hari Ini

Hari ini centralia dikenal luas sebagai kota hantu. Jalanan kosong, fondasi rumah yang tertimbun rumput, dan asap yang masih keluar dari celah tanah menjadi pemandangan sehari hari. Para ilmuwan memperkirakan api di bawah tanah ini akan terus menyala selama ratusan tahun ke depan. Centralia juga menjadi daya tarik bagi peneliti, pembuat film dokumenter, dan wisatawan ekstrem yang ingin menyaksikan langsung dampak kesalahan manusia terhadap alam.

Pelajaran yang kita ambil dari Centralia

Kisah Centralia bukan sekadar cerita kota mati, melainkan peringatan nyata tentang bagaimana kelalaian kecil dapat menimbulkan dampak jangka panjang yang menghancurkan. Kota ini menjadi simbol kegagalan manusia dalam mengelola sumber daya alam dan bahaya yang muncul ketika keselamatan lingkungan diabaikan. Centralia mungkin telah kehilangan penduduknya, tetapi ceritanya tetap hidup, sebagai pengingat bahwa di bawah tanah yang tampak tenang, bencana bisa terus menyala tanpa suara.


Komentar