Makanan Terburuk Atau Aneh Di Dunia Membuat Orang Geleng Geleng Kepala " Kemungkinan Ada Kesalahpahaman, Justru Yang Buruk Lebih Lezat Oleh Masyarakat Atau Warga Lokal"

 


Setiap negara memiliki kekayaan kuliner yang unik. Namun, apa yang dianggap lezat di satu tempat bisa terasa mengerikan di tempat lain. Bahkan, ada beberapa makanan di dunia yang sering disebut sebagai “makanan terburuk” karena aroma, bahan, atau cara pengolahannya yang ekstrem. Hingga membuat banyak orang hanya bisa menggelengkan kepala saat melihat atau menciumnya. Meski begitu, makanan-makanan ini tetap dicintai oleh masyarakat lokal dan menjadi bagian penting dari budaya mereka seperti :

Surströmming (Swedia)

Surströmming merupakan ikan haring yang difermentasi selama berbulan bulan. Aroma yang dihasilkan sangat menyengat, bahkan sering disebut sebagai salah satu bau terburuk di dunia. Banyak orang asing yang tidak sanggup membuka kalengnya. Namun bagi masyarakat Swedia, makanan ini adalah tradisi lama yang biasa dinikmati bersama roti dan kentang.

Hákarl (Islandia)

Hákarl terbuat dari daging hiu Greenland yang difermentasi dan dikeringkan. Tanpa proses ini, daging hiu tersebut beracun. Rasanya sangat kuat dengan aroma amonia yang menusuk hidung. Meski membuat banyak orang langsung menyerah setelah satu gigitan, orang Islandia menganggapnya sebagai makanan warisan nenek moyang.

Balut (Filipina)

Balut merupakan telur bebek yang telah berisi embrio dan direbus. Dari segi visual saja, banyak orang sudah merasa tidak sanggup mencobanya. Namun di Filipina, balut dianggap sebagai makanan bergizi dan bahkan dipercaya dapat meningkatkan stamina.

Casu Marzu (Italia)

Keju ini terkenal karena mengandung belatung hidup. Proses fermentasi ekstrem inilah yang membuat teksturnya sangat lembut dan rasanya kuat. Bagi banyak orang, memakan keju dengan belatung hidup terdengar mustahil. Namun di Sardinia, Casu Marzu dianggap sebagai hidangan istimewa.

Durian (Asia Tenggara)

Meskipun bukan makanan “buruk” bagi semua orang, durian sering disebut sebagai buah paling bau di dunia. Aromanya yang tajam membuat beberapa negara melarang durian dibawa ke transportasi umum. Anehnya, di Indonesia, Thailand, dan Malaysia, durian justru dijuluki “raja buah” dan sangat digemari.

Natto (Jepang)

Natto merupakan kedelai fermentasi dengan tekstur lengket dan aroma khas. Banyak orang asing merasa jijik saat melihatnya. Namun di Jepang, natto dipercaya baik untuk kesehatan dan sering dikonsumsi sebagai menu sarapan.

Mengapa Makanan Ini Tetap Disukai?

Rasa dan aroma sangat dipengaruhi oleh budaya dan kebiasaan sejak kecil. Makanan yang dianggap menjijikkan oleh satu orang bisa menjadi makanan penuh kenangan bagi orang lain. Faktor sejarah, ketersediaan bahan, dan tradisi turun-temurun membuat makanan makanan ekstrem ini tetap bertahan. Menyebut suatu makanan sebagai “terburuk di dunia” sebenarnya sangat subjektif. Apa yang membuat orang menggeleng-gelengkan kepala bisa jadi adalah simbol kebanggaan budaya bagi negara lain. Dunia kuliner mengajarkan kita bahwa perbedaan selera adalah hal yang wajar, dan terkadang keberanian mencoba hal baru membuka cara pandang yang lebih luas.


Komentar