Pemberitahuan Untuk Kita Pahami Juga Pelajari Dari Para Dokter Gizi. "Dokter Gizi Mengungkapkan Untuk Minuman Rasa Susu dalam Menu MBG Menimbulkan Kegaduhan, Masyarakat Diminta Berhati hati!!!"
Sejumlah dokter gizi di Indonesia belakangan ini menyampaikan keprihatinan terhadap maraknya konsumsi minuman rasa susu yang disebut sebagai bagian dari menu MBG. Produk ini viral dan ramai dibicarakan di media sosial karena diklaim sehat, bergizi, dan cocok untuk semua kalangan, terutama anak anak dan remaja. Namun para ahli gizi mengingatkan bahwa klaim tersebut perlu disikapi dengan hati hati.
Apa yang Menjadi Sorotan Dokter Gizi?
Para dokter gizi menekankan bahwa minuman rasa susu tidak selalu sama dengan susu asli. Banyak produk hanya mengandung sedikit susu, bahkan ada yang hanya memakai perisa susu, gula tinggi, pengental, pewarna, dan perisa buatan. Beberapa poin utama yang disampaikan para ahli seperti :
Kandungan gula cukup tinggi
banyak minuman rasa susu mengandung gula tambahan dalam jumlah besar yang bisa meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan gigi berlubang bila dikonsumsi berlebihan,
Nilai gizi tidak setara susu murni
Susu asli mengandung protein, kalsium, vitamin D, dan nutrisi penting lain. Sementara minuman rasa susu sering kali hanya memberi rasa manis dan aroma susu tanpa manfaat gizi yang sebanding,
Berpotensi menyesatkan konsumen
kemasan dan promosi sering menampilkan gambar susu, sapi, atau kata “milk” sehingga konsumen mengira produk tersebut setara dengan susu segar atau susu UHT,
Tidak cocok sebagai menu utama gizi (MBG)
para dokter menilai minuman ini sebaiknya tidak dijadikan menu utama pemenuhan gizi harian, apalagi untuk anak anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Mengapa Disebut “Membuat Gaduh”?
Polemik muncul karena minuman rasa susu ini dipromosikan secara masif sebagai bagian dari menu sehat atau menu MBG, padahal secara ilmiah kandungan gizinya tidak selalu mendukung klaim tersebut. Hal ini memicu perdebatan antara produsen, konsumen, dan tenaga kesehatan, serta membuat masyarakat bingung membedakan mana yang benar-benar sehat dan mana yang hanya tampak sehat dari luar.
Imbauan untuk Masyarakat
Para dokter gizi mengimbau agar masyarakat seperti :
Selalu membaca label komposisi dan informasi nilai gizi pada kemasan.
Tidak mudah percaya pada klaim “sehat”, “bergizi”, atau “mengandung susu” tanpa melihat kandungan sebenarnya.
Memilih sumber gizi yang lebih alami seperti susu murni, yogurt tanpa gula, buah, sayur, dan makanan segar.
Menggunakan minuman rasa susu hanya sebagai konsumsi sesekali, bukan sebagai pengganti asupan gizi utama.
Minuman rasa susu dalam menu MBG bukan berarti sepenuhnya berbahaya, namun tidak boleh disamakan dengan susu asli atau sumber gizi utama. Kegaduhan yang terjadi justru menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih kritis, cermat, dan sadar gizi dalam memilih makanan dan minuman sehari hari. Dengan memahami dan pelajari minuman rasa susu di menu MBG, juga diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Komentar
Posting Komentar